valorant

Duo Indo Pride Gagal Juara VCT Masters Copenhagen Setelah Dikalahkan Oleh FPX

Valorant Masters Copenhagen 2022 telah selesai, wakil dari EMEA yakni Fun Plus Phoenix (FPX) berhasil menjadi juara setelah mengalahkan wakil dari APAC yaitu Paper Rex. FPX berhasil mengalahkan dari Paper Rex dengan skor 3-2 setelah kedua tim bersaing sengit di lima map. Fun Plus Phoenix (FPX) berhasil membawa pulang piala Masters Copenhagen, 200.000 USD, dan 1.000 Circuit Points.

Inilah beberapa rekapan dari lima match tersebut:

 

Game 1: Bind

Map pertama grand final Masters Copenhagen bermain di map Bind yang merupakan pilihan dan andalan dari Tim Paper Rex bersama dengan Yoru f0rsakeN yang seharusnya menjadi harapan tim di map ini.

Namun, Paper Rex pada map ini tidak mendapatkan jati dirinya ketika mereka menerima tekanan demi tekanan dari tim Eropa Timur yang menghabisinya hingga 11-0.

Tak lama, mantan juara Masters EU & EMEA Challengers Stage 1 2022 ini selalu tampak solid sejak kedatangan SUYGETSU di playoff yang disandingkan dengan rekan Rusia nya, Shao, di lineup.

Aim yang tepat dan stabil telah menjadi keuntungan tim FPX dibandingkan Paper Rex yang tampak terasa goyang di map pertama. Meskipun tim Singapura ini telah berhasil menghasilkan perlawanan dan telah memanaskan Skill untuk mendapatkan 3 poin, namun mereka tetap tidak diampuni oleh tim Eropa dengan skor akhir 13:3.

 

Game 2: Icebox

Setelah penampilan awal yang belum cukup memuaskan dari Paper Rex, kini f0rsakeN cs bangkit di map kedua, Icebox, untuk mengambil alih match 13:7. Match ini merupakan sebuah jati diri PRX yang kembali muncul dengan gaya permainan agresif mereka bersama dengan agent signature f0rsakeN yaitu Jett bersama dengan Battle Sage dari Jinggg yang mendapatkan Ace pertama di grand final.

Meskipun FPX memiliki konsistensi dalam menempatkan aim dan persentasi headshot yang cenderung tinggi, namun Paper Rex dapat menampilkan kreatifitasnya lebih luas pada map ini.

Game 3: Fracture

Dominasi antara keduanya sangat terlihat seimbang sejak awal persaingan dimulai di Fracture yang merupakan Map ketiga pada seri BO5 grand final Masters Copenhagen. Strat Neon x Raze dari f0rsakeN & Jinggg yang sangat efektif ketika melawan OpTic kemarin malah tidak berhasil untuk mengambil alih permainan melawan tim EMEA.

Meskipun Paper Rex telah memamerkan permainan agresif nya kembali, FPX berhasil mencegah tanpa adanya Sage atau Breach yang dapat memberi lambat pergerakan dari tim APAC. SUYGETSU sebagai Master Clutch pada tim FPX selalu menjadi yang terakhir mengambil poin dan menutup seri 13:7, kedudukan menjadi 2-1.

 

Game 4: Haven

Map yang merupakan salah satu saksi bersinarnya Paper Rex ketika melawan OpTic Gaming di upper final playoff kembali menghasilkan kejayaan bagi f0rsakeN menggunakan Chamber-nya.

Diiringi oleh salah satu rekan Duelist terbaiknya yaitu Jinggg, yang menggunakan Raze, mereka berdua menjadi top fragger yang mengamuk setelah tertidur selama 3 map awal pada grand final BO5 ini. Meskipun Benkai sempat mengalami beberapa penyesalan atas kesalahan kecil yang ia lakukan, namun tim dapat mengangkat permainan untuk melaju ke map terakhir.

 

Game 5: Breeze

Map penentuan antara hidup dan mati di partai final berlangsung di Breeze dengan persaingan yang sangat amat sengit dari kedua pihak ketika keduanya saling kejar-mengejar poin dan konsisten menjaga emosinya.

Paper Rex yang mengambil Yoru dan Neon yang digunakan Jinggg lagi-lagi tampak breakout ketika mereka gagal memberikan performa terbaiknya di match terakhir. Sementara itu, FPX yang sebelumnya hampir kehilangan poin cukup signifikan oleh Paper Rex secara tiba-tiba dapat bangkit dengan agresif yang pertama kalinya di tampilkan oleh mereka di Masters Copenhagen.

SUYGETSU, bagaimanapun menjadi pemain kunci yang sangat apik untuk menutup seri di 13:9. Ardiis yang tidak pernah terlihat menggunakan Jett, justru berhasil mengejutkan para penggemar ketika dirinya berhasil bermain agresif dengan entry demi entry yang mereka lakukan.Komposisi FPX tampaknya sangat solid sebagai juara Masters Copenhagen untuk yang pertama kalinya setelah gagal tampil di Masters Reykjavik akibat terhambat Visa.

Setelah acara dari Challengers dan Masters berakhir, Valorant akan mengadakan dua acara internasional terakhirnya yaitu Valorant Champions 2022 yang akan digelar di Istanbul, Turki, dan Game Changers Championship 2022 Berlin di akhir tahun mendatang.

Esports ID masih akan memberikan info selengkapnya mengenai Last Chance Qualifier APAC untuk Valorant Champions 2022 yang akan bergulir di 1 Agustus 2022 mendatang.